Loading...
Larger font
Smaller font
Copy
Print
Contents
Nasihat Bagi Sidang - Contents
  • Results
  • Related
  • Featured
No results found for: "".
  • Weighted Relevancy
  • Content Sequence
  • Relevancy
  • Earliest First
  • Latest First
    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents

    Jam-jam Yang Paling Suci di dalam Keluarga

    Sekolah Sabat dan kumpulan perbaktian hanyalah sebagian dari hari Sabat. Bagian sisa bagi keluarga dapat dijadikan saat yang paling suci dan paling berharga dari segala jam Sabat itu. Kebanyakan waktu ini harus digunakan oleh orang tua dengan anak-anak mereka. Dalam banyak keluarga anak-anak yang lebih muda mencari hiburan sendiri sedapat-dapatnya. Karena dibiarkan sendiri, tidak lama kemudian anak-anak itu menjadi gelisah dan mulai bermain-main dan melibatkan diri dalam suatu kenakalan. Dengan demikian Sabat itu tidak mempunyai arti yang suci bagi mereka.NBS 40.1

    Jika cuaca cerah biarlah orang tua berjalan-jalan dengan anak-anak mereka di kebun-kebun dan di bawah pohon-pohon yang rindang daunnya. Di tengah keindahan alam ceritakanlah kepada mereka pekerjaan penciptaan Allah yang besar itu. Ceritakanlah kepada mereka bahwa ketika bumi ini datang dari tangan-Nya, keadaannya suci dan indah. Setiap kembang, setiap belukar, setiap pohon, memenuhi maksud Khaliknya. Segala sesuatu yang dipandang mata indah dan memenuhi ingatan dengan pikiran tentang kasih Allah. Setiap bunyi adalah musik yang selaras dengan suara Allah. Tunjukkanlah bahwa dosalah yang merusakkan pekerjaan Allah yang besar itu; bahwa duri dan onak, kesusahan dan kepedihan dan kematian, semuanya diakibatkan oleh tidak menurut kepada Allah. Suruhlah mereka melihat bagaimana bumi ini, meskipun dirusakkan dengan kutuk dosa, masih menunjukkan kebaikan Allah. Ladang-ladang yang hijau, pohon-pohon yang tinggi, sinar matahari yang menggembirakan, awan-awan, embun, keteduhan malam yang penuh khidmat, kemuliaan langit yang penuh bintang, dan bulan dalam keindahannya, semuanya menyaksikan tentang Khalik. Tetes hujan yang turun, sinar yang bercahaya ke atas dunia kita yang tidak berterima-kasih ini, semuanya menyaksikan tentang kesabaran dan kasih Allah.NBS 40.2

    Ceritakanlah kepada mereka tentang jalan keselamatan; bagaimana “Allah mengasihi isi dunia ini, sehingga dikaruniakan-Nya Anak-Nya yang tunggal itu, supaya barang siapa yang percaya akan Dia jangan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”. Yoh 3:16. Biarlah cerita Betlehem yang manis itu diulangi. Tunjukkanlah Yesus kepada anak-anak, sebagai seorang anak yang menurut perintah orang tua-Nya, sebagai seorang muda yang setia dan rajin, menolong menyokong keluarga. Dengan demikian engkau dapat mengajar kepada mereka bahwa Juruselamat mengetahui ujian, kebingungan, dan penggodaan, pengharapan dan kegembiraan orang-orang muda, dan bahwa Ia dapat memberikan simpati dan pertolongan kepada mereka. Sekali-sekali bacalah dengan mereka cerita-cerita yang menarik dalam sejarah Kitab Suci. Tanyakanlah kepada mereka tentang apa yang sudah mereka pelajari dalam Sekolah Sabat, dan pelajarilah dengan mereka pelajaran Sabat berikutnya.NBS 40.3

    Pada hari Sabat harus ada penyerahan keluarga dengan penuh khidmat kepada Allah. Hukum meliputi semua orang yang ada di dalam pintu gerbang kita; semua anggota keluarga harus mengesampingkan segala urusan duniawi dan menggunakan jam-jam yang suci itu dalam perbaktian. Biarlah semua orang bersatu untuk menghormati Allah dengan acara kebaktian yang menggembirakan pada hari-Nya yang suci.NBS 40.4

    Larger font
    Smaller font
    Copy
    Print
    Contents